Senin, 11 Juni 2012

MUHASABAH ku

MUHASABAH
Ya Allah Ya Robbi, Yang Maha Suci…Engkau Maha Agung…Engkau Maha Kaya…Engkau Maha Adil, Engkau Maha Melihat,,Engkau Maha Mendengar, dan  hanya Engkau Yang Maha Pemilik Segala keSempurnaan..pemilik segala apa-apa yang ada di langit dan di bumi, dan pemilik diri kami semua ini….
Terima kasih Ya Allah, terima kasih atas segala nikmatMu dan terima kasih terima kasih atas segala rizki yang telah Engkau limpahkan pada kami ya Allah…
Sungguh, kami malu di hadapanMu …Kami Malu dengan diri kami yang berlumur dengan dosa ini…Kami malu karena kami tak pernah bersyukur akan nikmatMu…karena kami selalu mencelaMu…berprasangka buruk padamu….dan kami malu…. karena kami terlalu sering melupakan Mu dalam kenikmatan yang Engkau limpahkan pada kami…
Astaghfirullah…
Ya Allah…
Tak sedikit dari kami Ya Allah, yang selalu menghujatMu, karena Engkau tak melimpahkan harta, tahta pada kami…karena engkau tak memberikan fisik yang sempurna pada kami,karena Engkau tak memberikan kesehatan pada kami, karena Engkau memberikan sakit yang tak kunjung sembuh pada kami…
Ya Allah…
Engkau Maha Adil  ..banyak dari kami yang Engkau beri harta melimpah, kedudukan tinggi tapi Engkau memberikan sakit yang tak kunjung sembuh, dan banyak juga dari kami,,,yang Engkau titipkan harta sedikit, sederhana, tapi Engkau berikan kesehatan, kesjahteraan yang melimpah pada kami…
dan kami masih tak bersyukur padaMU
Kami tak pernah berfikir,,,bagaimana jika Engkau tak memberikan mata pada kami, dengan apa kami melihat??
Kami tak pernah berfikir, bagaimana jika kami tak punya telinga?dengan apa kami mendengar??
Kami tak pernak berfikir, bgm jka kami tak punya mulut?dengan apa kami bicara??
Dan Kami tak pernah berfikir,bgm jka kami tak punya kaki,bgm cara kami berjalan??

Ya Allah ,..
Banyak di luar sana, yang buta,,,tak dapat melihat kebesaranMU,,
Yang tuli tak dapat mendengar indahnya seruanMu..
Yang cacat tak bisa merasakan keagunganMu
Tapi kami tak pernah belajar memperbaiki kesalahan kami…
Kami tak pernah mau belajar dari mereka, tapi malah kami menghina mereka…
Memaki mereka,memandang jijik mereka..Astaghfirullahal adzim…
Ya Allah ya Robb…
Begitu besar kesalahan kami…
Begitu hinanya diri kami…
Ya Allah ya Robb..
Ampuni diri kami,
Ampuni diri kami yang tak pernah bersyukur atas nikmatMu..

Ya Allah…
Mata ini, tidak kami gunakan dengan semestinya…mata ini, terlalu sering kami gunakan untuk melihat hal-hal yang kotor, yang hina,,,mata ini lebih sering kami gunakan untuk BerZINA…Zina Mata…
Mulut ini, sudah terlalu sering menyakiti orang,, menyinggung perasaan orang lain…dan memfitnah orang lain…berkata yang tak seharusnya dikatakan, berkata yang tak sesuai dengan kebenaran…
Dan Tangan ini, sudah berapa banyak orang-orang tersakiti karenanya…sudah berapa banyak dosa yang diperbuat karena tangan ini…karena tangan ini begitu ringan untuk menempeleng orang,,,begitu ringan untk mengambil hak orang lain....begitu ringan untuk mengambil barang milik orang lain…
Kaki ini,,,,selalu melangkah ke arah yang penuh dengan maksiat,,,ke arah yang keji…ke arah yang penuh dengan dosa…sementara orang-orang sibuk untuk segera melangkahkan kakinya ke rumah Mu, memenuhi panggilanMu dan melaksanakan perintahMu…tapi kaki ini malah lebih memilih melangkah ke tempat orang-orang  bercanda tawa,  berbincang-bincang dan bersuka ria tanpa memperdulikn seruanMu…tanpa memperdulikan panggilanMu..
Dan hati ini,, selalu dipenuhi dengan prasangka buruk,,dengan kedengkian, riya ,amarah, dan dendam yang tak kunjung padam…
Astaghfirullah…

Sudah berapa banyak orang-orang tersakiti karena kami…sudah berapa banyak..orang-orang terdzolimi oleh kami…pantaskah kami dimaafkan…?????
Sementara, orang yang kami sakiti,…belum sempat kami meminta maaf kepadanya,
dan bagaimana jika orang yang kami sakiti sudah terlebih dahulu Kau Panggil???
dan bagaimana jika orang yang kami sakiti belum mengikhlaskan dan belum memaafkan kami???
Pantaskan kami mendapat ampunanMu…


Diri ini, tellalu banyak berlumuran dosa…diri ini sudah terlalu hina..
ya Allah ya Robbi…pantaskah kami berada dlam JannahMU..dalam Firdausmu???bahkan ke dalam surgaMu yang paling rendah tingkatannya…
padahal..sangat tak pantas kami meminta surgaMu,,tak pantas,, dan sangat tak pantas ya Robb…
Namun, jika kami harus ke nerakaMu..kami tak sanggup ya Allah…
Karna kami tahu siapa diri ini, terlalu banyak bermaksiat kepadaMu…terlalu banyak ya Allah,,dan terlalu sering….
Tapi, kepada siapa lagi kami memohon selain kepadaMu ya Robb…
Karna kami tahu hanya Engkaulah pemilik sgala ampunan, sgala maghfiroh..
Kami yang tiada daya dan upaya tanpa rahmatMu
Jangan Kau putuskan rahmatMu pada kami Ya Allah…

Ya Allah Ya Robb…betapa buruknya diri ini…
Engkau melahirkan kami ke dalam fitrah yang suci…jauh dari dosa…tapi, kami sendiri yang merusaknya..kami sendiri yang menghinakannya..
Ketika lahir, kami hanya bisa menangis…dan memanggil nama orang tua kami…bapak..ibu
Ktika usia 2 tahun kami mulai bisa berlari dan berkata..ibu…mimic..maem..pipis…eekk…
Dan ibu-ibu kami, selalu siap melyani kami…menyuapi, membersihkan kotoran,,padahal ibu sudah lelah nak…ibu capek…tapi, ibu tetap rela dan ikhlas melayani kami…tanpa meminta imbalan sedikitpun..
Tapi setelah dewasa apa balasan kami??? kami malah melempar gelas, piring yang waktu kecil ibu siapkan untuk tempat makan kami, bahkan kami tega membentak mereka…hanya karena tak ada makanan, tak ada minuman, tak ada uang…untk kami…
Dan kami tak pernah berfikir? Bagaimana jika mereka pergi meninggalkan kami ???tak menyiapkan makanan untuk kami lagi, dan tak berada di samping kami lagi?
Astaghfirullahaladzim…
Ya Allah…

Sudahkah kita meminta maaf kepada kedua orang tua kita ???
Sudahkah kita meminta maaf kepada orang-orang disekitar kita?? Kepada teman-teman kita, saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita…
Kelak,kita akan terbaring tak berdaya, diangkat dengan keranda sambil teriring lantunan LAA ILAHA ILLALAH….LAA ILAHA ILLALaH… LAA ILAHA ILLALAH…
sambil terdengar suara tangisan dari keluarga kita, saudara-saudara kita, tetangga kita, yang ikut mengantarkan kita ke rumah peristirahatan…itupun hanya sampai pada pintu rumah peristirahatan …
kita ditinggal sendirian… di tempat yang sempit, gelap, dingin, dan hanya ditemani dengan belatung-belatung yang siap menggerogoti tubuh kita..melenyapkan tubuh-tubuh kita
tak ada kawan, tak ada keluarga, dan orang tua yang biasanya ada disamping kita menghibur kita…
tak ada lagi tawa, tangis,…hanya ada penyesalan akan perbuatan-perbuatan kita…
hanya ada penyesalan dan rasa ingin kembali ke dunia..memperbaiki amalan-amlan kita…
dan ketika malaikatMu bertanya…
siapa Tuhanmu?
Siapa Nabimu?
Dan apa agamamu?
dapatkah kami menjawab pertanyaan mereka???
Kan kujawab apa jika di dunia aku tak pernah mengenal dan dikenalkan siapa Tuhanku, siapa Nabiku, dan apa agamaku?
Kami tak sanggup menahan rasa sakitnya pukulan malaikatMu ya Allah….

Beruntunglah kami yang diajari orang tua-orang tua kami, guru-guru kami, alim ulama kami…
Ya Rasulullah,, berilah syafaatmu pada kami umatMu…
Walau kami tahu, tak seujung kukupun, tak seberapapun kami mengikuti ajaran-ajaranmu, mengikuti sunahmu, hanyalah syafaatmu yang bisa menyelamatkan kami di hari akhir nanti
Izinkan kami tuk minum di telaga KautsarMu
Izinkan kami duhai Baginda Nabi pemberi syafaat

Ya Allah,yang Maha pemilik segala kesempurnaan, limpahkanlah shalawat, salam, barokah atas junjungan kami, pemimpin kami, pemberi syafaat kami, buah jantung kami Nabi agung Muhammad Saw
Dan sebelum tiba ajal kami ya Allah, ingin aku merayu kepadaMu
Bukakanlah pintu hati insan di sekeliling kami, utuk mengampuni dosa-dosa kami
Lancarkanlah lidah kami, untuk menjawab pertanyaan malaikatMu
Luaskanlah dan terangilah tempat pembaringan terakhir kami
Meriahkan kuburan kami esok dengan ayat-ayat suciMu
Mudahkanlah perjalanan kami kealam yang akan kami tempuh selanjutnya…
Curahkanlah ridhoMu terhadap kami, sepanjang hayat kami
Dan izinkanlah kami, tuk berjumpa dengan utusanMu yang paling mulia Baginda Nabi Muhammad di JannahMU..

Ya Allah… di antara milyaran manusia di  muka bumi
Inilah kami ya Allah…
Puluhan hamba-hambaMu yang dhoif berlumuran dosa, merangkak menuju kepada Mu
Dengan hati yang serasa hancur, mengharap curahan rahmat, ampunan, dan perlindungan Mu
Selamatkanlah hidup kami di dunia yang sementara ini, lindungilah kami pada hari yang tiada perlindungan melainkan perlindunganMu….hingga kami sampai di negeri abadi, dalam kasih sayang, maghfiroh, dan keridhoanMu. Amiiin…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar